Viral Pengawalan di Sitinjau Lauik, Kapolres Solok Kota Akui Miskomunikasi dan Gelar Konferensi Pers
Solok Kota — Viral di media sosial, video pengawalan kendaraan oleh personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) polres Solok kota di kawasan Sitinjau Lauik akhirnya mendapat klarifikasi langsung dari Kapolres Solok Kota, AKBP Mas'ud Ahmad Melalui konferensi pers yang digelar di Mapolres Solok Kota, Kapolres menyampaikan bahwa insiden tersebut terjadi akibat adanya miskomunikasi di lapangan.
Dalam konferensi pers tersebut, AKBP Mas’ud Ahmad didampingi oleh Kasat Lantas Iptu Akbar kharisma tanjung, Kasi Propam AKP Amrizal, serta perwakilan Paminal Polda Sumatera Barat. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk transparansi sekaligus menjawab keresahan publik atas video yang telah beredar luas.
“Setelah kami lakukan pemeriksaan terhadap personel yang terlibat, diketahui bahwa kejadian ini dipicu oleh miskomunikasi dalam pelaksanaan tugas pengawalan,” ujar AKBP Mas’ud Ahmad di hadapan awak media.
Ia menjelaskan bahwa pengawalan di jalur Sitinjau Lauik memiliki prosedur khusus mengingat kondisi jalan yang ekstrem dan rawan kecelakaan. Namun dalam peristiwa tersebut, koordinasi antar petugas dinilai tidak berjalan optimal sehingga menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat.
Kapolres juga menegaskan bahwa pihaknya tidak mentolerir setiap bentuk pelanggaran yang dilakukan anggota di lapangan. Oleh karena itu, proses pemeriksaan internal tetap berjalan guna memastikan ada atau tidaknya pelanggaran terhadap standar operasional prosedur (SOP).
“Kami tetap melakukan evaluasi menyeluruh. Jika ditemukan pelanggaran, tentu akan kami tindak tegas sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.
Sementara itu, Kasi Propam menyampaikan bahwa proses pendalaman masih berlangsung dengan melibatkan fungsi pengawasan internal, termasuk Paminal Polda Sumbar, guna menjamin objektivitas hasil pemeriksaan.
Kasat Lantas Polres Solok Kota turut menambahkan bahwa pihaknya akan memperbaiki sistem koordinasi dan komunikasi antar anggota, khususnya dalam pelaksanaan pengawalan di jalur rawan seperti Sitinjau Lauik.
Konferensi pers ini diharapkan dapat memberikan kejelasan kepada masyarakat serta mengembalikan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian. Polres Solok Kota juga mengimbau masyarakat agar tetap bijak dalam menyikapi informasi yang beredar di media sosial dan menunggu hasil resmi dari proses yang sedang berjalan.
